Pilih Bahasa Anda
Selamat Membaca
How To Get Japaneses Name ?

Archive for the ‘Tugas’ Category

 

 

UJIAN TENGAH SEMESTER

Mata Kuliah

Tanggal

Semester

Waktu

Dosen Pengasuh

Kelas

Sifat Ujian

Komunikasi Bisnis dan EQ

15 dan 17 Januari  2013

Gasal 2012/2013

120 menit

Hamzah Denny Subagyo, SE., MM., SH., MH

A/B

OPEN BOOK

 

 

 

 

 

 

SOAL :

 

NO. BUTIR-BUTIR SOAL SKOR
1 Dalam menjalankan Komunikasi Bisnis, Perusahaan yang menjual barang dan jasa mendirikan Pusat Layanan Pelanggan atau Service Point. Dikaitkan dengan salah satu konsep taktik pemasaran, yaitu bauran pemasaran (Marketing Mix), untuk memenuhi konsep Komunikasi Kontak Langsung, harus diperhatikan beberapa hal yang penting. Sebutkan hal-hal yang penting tersebut dengan penjelasan seperlunya. 20
2 Apa yang dimaksud dengan Service Level Inbond Call dalam layanan Call Center ? Gambarkan “POHON” panggilan masuk/incoming call dalam manajemen inbond call 10
3 Dalam komunikasi, di lihat dari tahapannya (stage), dikenal ada tiga macam kendala. Kendala kedua adalah Kendala dalam Pemahaman. Sebutkan dua kendala berikutnya, yaitu kendala yang pertama dan ketiga. Kemudian uraikan apa-apa saja yang ada dalam Kendala Pemahaman. 10
4 Sebutkan empat macam kendala (barrier) dalam komunikasi 10
5 Jelaskan apa yang dimaksud dengan Adversity Quotient dan sebutkan tiga tipe manusia dalam lingkup Adversity Quotient ini dan jelaskan apa artinya. 20
6 (a) Kecerdasan Intelektual sering disebut IQ (Intelligent Quotient). Sebutkan Quotient-quotient lainnya yang Saudara ketahui.

(b) Quotient yang mana yang paling berpengaruh dengan keberhasilan/kesuksesan karir seseorang maupun dalam membangun komunikasi bisnis?

 

10
7 Apa yang dimaksud dengan Komunikasi beretika? Uraikan! 10
8 Sebutkan 3 elemen untuk memastikan Komunikasi yang etis. 10
     
  Total  Skor 100

 

 

Selamat bekerja.

1. A social part of people that is structured and managed to meet a need or to pursue collective goals.

example of some targets or goals of an organization :

– if we all join in organizational that consist talk and care about environment the example of the target or goal is they can celebrate an activities like plant a 1000 trees . or they can make the environment around them clean and be green.

 

2. –(conceptional skill)

– (humanity skill)

–  (technical skill)

example : (technical skill)

– this skill actually use by the low, short or under manager should have a basic skill like how to use a computer, make a chair, accounting, etc.

 

3.  CSR is a concept that organizations, especially (but not only) the company is  have a responsibility to customers, employees, shareholders, communities and the environment in all aspects of company operations

encouragement of csr :

– saving energy

– participation to build our nation.

–  movement of consumerism

– environment caring and help.

 

4. 1. strategic decision

2. tactical decision

3. Operational decision

 

5.  the 2 important role of manager

– To get “protective benefits”  that we have with decrease the possibility of any mistake  when make some decision.

– To get “positive benefits”  in part of increase success to get a goal of it firm self.

  1. Salah satu tujuan dibentuk organisasi sebagai pemersatu kegiatan untuk mencapai sasaran. Coba saudara saudara terangkan apa yang dimaksud dengan organisasi dan berikan contoh sasaran dari organisasi tersebut.
  2. Jelaskan keterampilan apa saja yang diperlukan seorang manajer. Berikan salah satu contoh keterampilan yang saudara ketahui.
  3. Jelaskan pengertian dari CSR beserta dorongan tanggung jawab social yang ada didalamnya.
  4. Salah satu peran seorang manajer adalah mengambil keputusan, coba saudara jelaskan macam-macam keputusan dalam manajemen.
  5. Manajer adalah orang yang memiliki otoritas formal dan tanggung jawab untuk manajemen organisasi. Mereka memainkan suatu peran penting dalam proses perencanaan organisasi karena dua alasan jelaskan.

Menjunjung semangat kebersamaan

Blibli.com hadir sebagai situs social commerce yang mengintegrasikan konsep e-commerce dan sosial media agar masyarakat Indonesia dapat saling berinteraksi, berbagi informasi, memberikan review, maupun merekomendasikan produk-produk berkualitas, sehingga setiap keputusan belanja yang dibuat tepat dan membawa manfaat untuk kemajuan bersama.

Transparan

Blibli.com menjunjung prinsip transparansi dengan menghadirkan mekanisme operasional dan harga yang jelas, produk orisinal bergaransi resmi dengan deskripsi yang lengkap, agar masyarakat Indonesia dapat mengambil keputusan belanja yang smart dan bijaksana.

Sesuai dengan norma ke-Indonesiaan

Blibli.com menghadirkan produk-produk yang memenuhi kebutuhan dan gaya hidup masyarakat, tanpa melanggar norma-norma kesopanan dan kesusilaan yang berlaku di tengah masyarakat Indonesia.

Komitmen pada pelayanan

Blibli.com berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dengan kualitas pelayanan terbaik melalui customer service center yang berdedikasi.

Nama Perusahaan:PT Global Digital Niaga

Berdiri sejak:2010

Alamat Operasional:Jl. Aipda K.S. Tubun 2C/8, Jakarta 11410, Indonesia.

Pengembangan Bisnis Saat ini :

Sudah mempunyai banyak kerja sama dengan berbagai bank dan juga sistem yang sangat baik dalam menjalankan bisnisnya dengan sistem member yang mungkin menjamin perusahaan atau pun pelanggan dalam hal penanganan keamanan bertransaksi dan pengaksesan web itu sendiri

Analisa Web.

Desain Web :

sesuai dengan tampak pada web blibli.com dapat kita lihat, keunikan dan juga keterpaduan sistem it yang mempermudah dalam mengakses apa yang ingin kita peroleh dari blok dengan sistem dan tampilan yang lebih simpel dan mudah.

Pelanggan :

dari segi pelanggan adanya sistem member membuat keamanan untuk bertransaksi dan kepastian data yang membuat kedua belah pihak akan di mudahkan dalam hal mengakses dan kejelasan dari pelanggan itu sendiri,.,,,,

serta dengan kegunaan untuk mengunakan self akses with using member sistem, that we can do everity undur our identity.

Content :

Dari segi konten sudah m,empermudah dan juga semua use full sehingga kita tidak terasa bosan saat mengaksesnya.

 

Source : http://www.blibli.com/about-us

 

 

 

Saat ini internet sudah sangat terkenal dan diketahui oleh semua kalangan, karena kegunaan dan pengguaannya yang mudah membuat internet dapat berkembang dengan pesat sehingga dapat memberi dampak – dampak dalam berbagai macam.

disesuaikan dengan penggunannya dan keperluaannya saat ini seperti :

situs – situs social network : Facebook.com , Twitter , Blogger , Dll.

situs – situs Bisnis : Berniaga.co , dll.

situs – situs pendidikan : narotama.ac.id , dll.

dan masih banyak lagi bentuk lainnya, sehingga membuat kegunaan internet menjadi bahan yang sangat mudah dalam membantu beberapa hal yang kita hadapi saat ini.

 

Kasmianto

01111075

Akuntansi

 

Universitas Narotama

Ukuran-ukuran statistik deskriptif dalam pengolahan data bertujuan untuk mendapatkan gambaran ringkas dari sekumpulan data, sehingga kita dapat menyimpulkan keadaan data secara mudah dan cepat. Selain itu, melalui ukuran-ukuran statistik deskriptif ini, kita dapat menentukan jenis pengolahan statistik lebih lanjut yang sesuai dengan karakteristik data kita tersebut.
Berkaitan dengan hal tersebut, seri tulisan ini akan membahas cara mendapatkan ukuran-ukuran statistik deskriptif pada SPSS. Sebagai latihan, misalnya terdapat data umur dan pendapatan dari 18 responden penelitian kita yang telah diinput pada SPSS sebagai berikut:

Perhatikan pada responden ketiga dan responden keempat belas. Pendapatannya disana tertulis 9999. Angka tersebut bukanlah pendapatan dari responden, tetapi adalah kode untuk “missing” data (data yang tidak tersedia). (lihat penjelasan pada tulisan ini untuk memahami cara memperlakukan data yang “missing”).
Selanjutnya untuk mendapatkan ukuran-ukuran statistik deskriptif, klik Analyze > Descriptive Statistics > Descriptives. Akan muncul tampilan berikut:

Pindahkan variabel umur dan pendapatan (yang tadinya ada dikotak sebelah kiri) ke kotak sebelah kanan, dengan cara klik variabel yang bersangkutan, kemudian klik panah yang menuju ke arah kanan. Kedua variabel akan pindah ke kotak kanan seperti yang terlihat pada tampilan diatas.
Selanjutnya, klik Options, akan muncul tampilan berikut:

Terdapat berbagai pilihan ukuran numerik statistik deskriptif dalam SPSS seperti yang terlihat pada tampilan diatas. Sebagai latihan, klik saja semua pilihan tersebut.
Selain itu, juga terdapat pilihan Display Order (urutan tampilan output). Jika diklik pilihan Variable list, maka output akan ditampilkan dengan urutan sesuai dengan urutan variabel yang kita input (dalam contoh ini, tampilan outputnya umur kemudian pendapatan). Jika dipilih alphabetic, maka output akan ditampilkan berdasarkan urutan abjad awal dari nama variabel (dalam hal ini pendapatan kemudian umur). Jika dipilih Ascending means, maka urutan tampilan output dimulai dari variabel dengan rata-rata terkecil. Jika dipilih Descending means, maka urutan tampilan output dimulai dari variabel dengan rata-rata terbesar. Dalam contoh kita diatas, kita ambil pilihan Variable list
Setelah mengambil pilihan-pilihan yang diinginkan, klik Continue dan klik OK. Akan muncul output statistik deskriptif sebagai berikut:

Seperti yang terlihat pada bagian 1 tulisan ini, output SPSS untuk statistik deskriptif terdiri dari 14 kolom. Masing-masing kolom akan dijelaskan sebagai berikut:
Kolom pertama dari output menunjukkan variabel yang diolah.
Kolom kedua adalah jumlah observasi. Perhatikan bahwa untuk umur responden, jumlah observasi adalah 18, sedangkan untuk pendapatan responden adalah 16. Mengapa ? Karena dua observasi sesuai dengan contoh latihan kita adalah data missing. SPSS dalam hal ini hanya akan mengolah data yang valid dengan mengeluarkan data missing.
Kolom ketiga adalah range (jarak). Range merupakan pengukuran yang paling sederhana untuk dispersi (penyebaran) data. Rumus untuk range adalah:
Range = nilai maksimum – nilai minimum
Dalam kasus kita, misalnya range untuk umur adalah 37, karena nilai maksimum 57 dan nilai minimum 20.
Kolom keempat adalah nilai minimum (terendah) dari data
Kolom kelima adalah nilai maksimum (tertinggi) dari data
Kolom keenam adalah jumlah (sum) dari keseluruhan data.
Kolom ketujuh adalah nilai rata-rata, yaitu jumlah dibagi dengan banyaknya observasi. Dalam kasus umur = 658/18 = 36.56
Kolom kedelapan adalah standar error dari rata-rata (Standard error of Mean).
Ini adalah pengukuran untuk mengukur seberapa jauh nilai rata-rata bervariasi dari satu sampel ke sampel lainnya yang diambil dari distribusi yang sama.
Apa perbedaan standard error (of mean) dengan standar deviasi (kolom kesembilan)?.
Kalau standard deviasi adalah suatu indeks yang menggambarkan sebaran data terhadap rata-ratanya, maka standard error (of mean) adalah indeks yang menggambarkan sebaran rata-rata sampel terhadap rata-rata dari rata-rata keseluruhan kemungkinan sampel (rata-rata populasi).
Pengukuran ini berguna, terutama untuk menjawab pertanyaan “seberapa baik rata-rata yang kita dapatkan dari data sampel dapat mengestimasi rata-rata populasi ?”
Cara menghitung standard error dari rata-rata (misalnya untuk umur) adalah:

Dimana SE = standar error dari rata-rata
S = standar deviasi (lihat kolom 9)
n = jumlah observasi
Kolom kesembilan adalah standar deviasi, yang dihitung dengan rumus:

Sebagai contoh perhitungan untuk standard deviasi umur sebagai berikut:


Kolom kesepuluh adalah varians dari data. Secara matematis, varians dan standar deviasi saling terkait, dimana standar deviasi adalah akar varians, atau varians adalah kuadrat dari standar deviasi. Dengan demikian untuk varians umur adalah 10.999^2 = 120.967

Pada bagian ketiga ini, kita akan membahas mengenai skewness dan standar errornya serta kurtosis dan standar errornya sebagai bagian dari output statistik deskriptif SPSS yang ada pada kolom kesebelas sampai kolom keempatbelas.

Kolom kesebelas adalah skewness data. Skewness merupakan alat ukur dalam menelusuri distribusi data yang diperbandingkan dengan distribusi normal. Skewness merupakan pengukuran tingkat ketidaksimetrisan (kecondongan) sebaran data di sekitar rata-ratanya. Distribusi normal merupakan distribusi yang simetris dan nilai skewness adalah 0. Skewness yang bernilai positif menunjukkan ujung dari kecondongan menjulur ke arah nilai positif (ekor kurva sebelah kanan lebih panjang). Skewness yang bernilai negatif menunjukkan ujung dari kecondongan menjulur ke arah nilai negatif (ekor kurva sebelah kiri lebih panjang).
Rumus skewness adalah sebagai berikut:

Sebagai contoh, perhitungan skewness untuk data umur adalah sebagai berikut:


Kolom keduabelas adalah standar error dari skewness. Untuk menghitung standar error dari skewness ini (sebagai contoh umur) adalah sebagai berikut:

Kolom ketiga belas adalah Kurtosis. Sebagaimana skewness, kurtosisi juga merupakan alat ukur dalam menelusuri distribusi data yang diperbandingkan dengan distribusi normal. Kurtosis menggambarkan keruncingan (peakedness) atau kerataan (flatness) suatu distibusi data dibandingkan dengan distribusi normal. Pada distribusi normal, nilai kurtosis sama dengan 0. Nilai kurtosis yang positif menunjukkan distribusi yang relatif runcing, sedangkan nilai kurtosis yang negatif menunjukkan distribusi yang relatif rata.
Rumus kurtosis adalah:

Contoh perhitungan untuk data umur sebagai berikut:

Sehingga kurtosisnya adalah:

Kolom keempat belas adalah standar error dari kurtosis, yang dihitung dengan rumus berikut:

Dimana Ses adalah Standar error dari skewness yang telah kita hitung sebelumnya.
Dengan demikian, standar error kurtosis untuk kasus umur dalam latihan kita adalah:

(catatan: jika anda mendapatkan hasil yang sedikit berbeda, itu karena proses pembulatan)

Http://tip-trik-spss.blogspot.com

  1. Dalam menjalankan tugasnya sehari-hari seorang manajer pasti akan membutuhkan yang namanya karyawan sebagai orang yang akan menjalankan secara langsung tugas-tugas yang menjadi kewajiban dalam perusahaan, sehingga membuat manajer harus jeli dalam memilih karyawan guna penyesuaian kebutuhan akan tanggung jawab dan flaksibilitas dibandingkan kegunaan TI, jadi dalam pengaplikasiannya perlu sekali bagi seorang manajer memperhatikan hal-hal berikut dalam mengukur kinerjanya dan kinerja karyawannya yang baik demi mencapai tujuan dari tugas divisi atau bagiannya seperti berikut :
  • Proses pemilihan pegawai
  • Meyakinkan bahwa pegawai telah dilatih dengan cukup
  • Memutuskan dan menempatan pegawai yang sesuai dalam organisasi
  • Memberi wewenang dan tanggung jawab
  • Disiplin, memberi nasihat , dan saran
  • Meyakinkan bahwa lingkungan kerja yang memuaskan
  • Membantu memecehkan masalah
  • Menyetujui tindakan yang diusulkan , diambil dan yang tidak boleh diambil Pegawai
  • Berinteraksi dengan manajer lain
  • Kerjasama dalam rangka memecahkan masalah yang menghambat pekerjaan pusat pertanggungjawaban
  • Berusaha menciptakan iklim yang mendorong pekerjaan untuk berkerja secara efektif dan efisien.

Sehingga pada suatu ketika seorang manajer dihadapkan pada situasi yang dimaksud pada soal ini ia dapat mengatasinya dengan baik karena telah mampu membuat hubungan yang baik antar sesama karyawan dalam perusahan yang membuat jalanya jadi lebih muda dalam menangani masalah-masalah dengan bekerja sama.

  1. Menurut saya Itu ada baiknya dan ada buruknya, Kenapa? Dari sisi baiknya Karena Faktor utama PayPal menggunakannya yaitu dengan disesuaikannya kebutuhan dari PayPal itu sendiri agar dapat lebih efektif pemanfaatan TI itu baik dari Pihak PayPal itu atau Konsumennya. Sedangkan dari sisi buruknya adalah apa yang telah dilakukan oleh PayPal adalah sebuah pelanggaran kode etik dalam sebuah perusahaan yang akan berdampak buruk pada perkembangan dan kemajuan teknologi di dunia nantinya, jika terus dibiarkan untuk mengembangan teknologi tapi tidak dibarengi dengan pengakuan dalam bentuk lisensi dari badan pengatur hal tersebut untuk PayPal itu sendiri.

Sebagai contoh :

Saat ini telah banyak terjadi kasus-kasus yang serupa atau mungkin dapat dikatakan mirip seperti yang telah kita bahas sebelumnya, seperti pembajakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab dalam berbagai macam hal yang dapat kita lihat di media informasi seperti : pembajakan teerhadap atm, situs-situs tertentu, dan beberapa teknologi lainnya. Sehingga membuat kita berfikir betapa bahayanya kegiatan PayPal yang tak memperhatikan pentingnya pengadaan lisensi bagi teknologi yang telah mereka ciptakan.

  1. Dalam pertanyaan ini juga kita dapat menarik kesimpulan dari dua sisi yaitu baik dan buruk, untuk sisi baiknya adalah dengan tidak menjual teknologi temuan mereka ini dapat membuatnya menjadi keunggulan tersendiri bagi  PayPal karena mereka telah memahami seluk beluk dari teknologi ciptaan mereka sendiri disbanding orang lain yang hanya dapat mengikuti atau mempelajari perkembangan saja tanpa mengetahuinya secara detail karena kerahasiaan dari teknologi itu sendiri yang telah di proteksi oleh pihak PayPal.

Untuk sisi buruknya adalah mungkin sulit bagai PayPal kedepan jika perusahaan lain mampu untuk meniru hasil dari  teknologi mereka dan PayPal tak dapat berkata karena seperti apa yang dijelaskan pada studi kasus sebelumnya bahwa PayPal tidak memiliki atau membuat lisensi atas temuan teknologinya itu, sehingga yang ditakutkankedepannya hal tersebut dapat menjadi bumerang bagi PayPal itu sendiri.

 

  1. Pada presentasi kami sebelumya telah kami sajikan 3 situs berbeda dan untuk kita identifikasikan segi perbedaan dan kesamaan yang terdapat dari ketiga hal tersebut antara lain:
  • Facebook

ü  Tampilan Berbeda dengan koprol dan twitter

ü  Memiliki batas pertemanan

ü  Dapat mengunggah foto dan video tanpa batas

ü  Dapat berteman hanya dengan orang tertentu

ü  Berbagi kronologi yang lebih tertata rapi pada situsnya

ü  Tingkat privacy yang baik

  • Twitter

ü  Tampilan daras memiliki sedikit persamaan dengan koprol tapi berbeda jauh dengan facebook

ü  Akses jangkauan luas diseluruh dunia

ü  Dapat berbagi foto melalui upload tweet

ü  Dapat berteman sama siapa saja tanpa menunggu persetujuan

ü  Dapat memiliki teman tanpa batas

ü  Tingkat privacy yang baik

  • Koprol

ü  Segi tampilan terdapat perbedaan dengan tweeter akan tetapi dari segi penggunaan konten dan beberapa hal terdapat kemiripan diantara keduannya

ü  Area akses yang masih kurang luas dibandingkan tweeter dan facebook

ü  Dapat di akses melalui yahoo dan google akun

ü  Dapat memiliki teman berapa banyak pun kita mau seperti tweeter

 

  1. Dalam menjawab pertanyaan ini kita dapat membuatnya dalam beberapa implementasi dari pengaplikasian jawaban itu sendiri dari beberapa faktor yang  mungkin berpengaruh dalam minat kita untuk menggunakan sebuah situs, dan mungkin sedikit contoh seperti :
  • Faktor Negara

Faktor ini berhubungan langsung dengan alasan kemudahan untuk mengakses layanan tatap muka lebih mudah jika terjadi trouble contoh : PayPal disbanding dengan Internet Banking pada Bank BCA

  • Faktor Produk

Produk menjadi factor penting juga dalam menggunakan hasil maupun jasa dari sebuah perusahaan contohnya : kita lebih suka rasa Indomie Indonesia yang sudah akrab dilidah kita dibanding Maggie buatan malaysia yang memiliki perbedaan rasa  yang saya rasa cukup besar

  • Faktor Budaya

Faktor budaya biasanya pemicu penting dalam penggunaan situs-situs web , karena dapat kita bedakan budaya Indonesia yang  kental akan nuansa ke islaman yang menjadi ciri khas Negara ini di bandingkan dengan kebebasan dalam mengakses maupun berbagi situs di Amerika yang sangat bebas tanpa batasan.

 

 

 

 

 

 

 

Nama                           : Kasmianto

NIM                            : 01111075

Jurusan                        : Akuntansi

HP                               : 085246506765

e-mail                          : antho.kasmianto@gmail.com or kasmiantothebest@yahoo.com

Pekerjaan                     : Mahasiswa

 

1.  A)   Iya, Dapat dilihat sebelumnya dalam pembahasan kami di studi kasus yang telah kami bahas sebelumnya yaitu mengenai PayPal, dimana PayPal yang mengembangkan bisnisnya melalui Internet yang pastinya berhubungan langsung dengan penggunaan TI/SI pada pengaplikasiaannya dalam keseharian kita, jadi dapat kita simpulkan bahwa penerapan TI/SI pada suatu organisasi atau perusahaan sudah dapat dikatakan selaras dengan tujuan dan kebutuhan perusahaan atau organisasi tersebut.

Sebagai Contoh :

Saat ini kita sudah dapat merasakan kelebihan itu pada penggunaan PayPal, dimana kita dapat mengaksesnya dimana pun dan kapan pun tanpa mendapati kendalaan dalam menggunakannya, karena PayPal saat ini sudah biasa digunakan atau diakses dalam beberapa bahasa dibelahan dunia, serta yang pastinya karena dukungan TI/SI membuatnya mudah untuk dipergunakan.

B)      Menurut saya penrapan TI/SI pada perusahaan mengalami kesuksesan, berkat kerja keras dan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh orang-orang berada dibidang atau divisi TI/SI pada sebuah perusahaan, seperti apa yang telah diterangkan pada studi kasus mengenai keberhasilan yang telah dicapai oleh PayPal.

Sebagai Contoh :

Kesuksesan yang telah diraih oleh PayPal dalam menjalankan usahanya membuat kita dapat berkaca pada hal yang sebenarnya yaitu betapa pentingnya peran TI/SI sehingga membuat PayPal dapat digunakan di Negara mana pun karena kemudahan-kemudahan yang dengan mudah kita peroleh, hingga membuat PayPal dapat berkembang sebagai bank digital perantara pembayaran yang bersifat global dan banyak diminati oleh orang-orang dibelahan dunia dalam bertransaksi secara online.

C)  Ada beberapa hal yang menjadi faktor terjadinya kegagalan atau pun kesuksesan dalam penerapan TI/SI pada sebuah perusahaan sebagai berikut :

 

  1. Faktor yang mempengaruhi kesuksesan penerapan TI/SI pada sebuah perusahaan
  • Adanya dukungan dari Manajemen Eksekutif sebuah perusahaan
  • Keterlibatan Pengguna Akhir TI/SI perusahaan ( Konsumen )
  • Penggunaan yang sesuai pada kebutuhan perusahaan
  • Perencanaan yang matang
  1. Faktor yang memepengaruhi kegagalan penerapan TI/SI pada sebuah perusahaan
  • Kurangnya dukungan dari Manajemen Eksekutif dan pemakai akhir ( Konsumen )
  • Ketidak pastian dari kebutuhan TI/SI pada sebuah perusahaan
  • Kurangnya tenaga SDM yang sesuai dan berkompeten pada bidangnya
  • Inkompetensi secara Teknologi
  • Kurang jelasnya Strategi dan Tujuan penerapan TI/SI saat akan menerapkannya pada perusahaan

2.         Menurut saya, Indonesia termasuk Negara yang mampu untuk mengikuti arus perkembangan Teknologi masa kini dari sisi penerapan dan penggunaan TI/SI pada sebuah perusahaan demi memberikan kelancaran dan kemudahan dalam bertransaksi antara konsumen dan pihak perusahaan yang ada di Indonesia, hal itu dapat dilihat dari berbagai inovasi dan hasil-hasil yang telah terwujud dalam berbagai sektor seperti Perbankan, Asuransi, Penerbangan dan Beberapa Perusahaan Lainnya.

Sebagai Contoh :

1. Pada bidang  Asuransi saat ini sudah menerapkan pemakaian TI/SI dalam berbagai hal seperti  Administrasi Klaim, Administrasi Kesehatan, Administrasi Kehidupan, dan Lain Sebagainya.

2. Pada Perusahaan Perbankan saat ini yaitu adanya system yang kita kenal dengan DB ( Direct Banking ) yang diterapkan secara baik oleh Bank Bali, dan Internet Banking  oleh Bank BCA.

3. Penerapan Konsep Low Cost carrier (LCC) oleh perusahaan Penerbangan Indonesia  yang terwujud dengan sistem pemesanan secara Online dan seluruh kegiatannya dengan bantuan dari TI/SI pada sebuah perusahaan contoh : AirAsia, Mandala, Lion Air, Sriwijaya Air, dan Lain-lain.

3.  Sesuai dengan apa yang tertera dan tertulis di Instruksi Presinden Republik Indonesia Tahun 2009 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif 2025 menjadi acuan saya dalam membuat jawaban dari pertanyaan pada soal ini sebagai berikut :

A) Peran TI/SI dalam menjalankan misi atau pun tugas ini sangat banyak, karena sesuai dengan apa yang ingin dicapai oleh pemerintah pada kegiatan ini yang jelas sekali tertuang didalamnya berbagai macam hal yang ingin dicapai yaitu : 14 subsektor industri kreatif, yaitu periklanan, arsitektur, pasar barang seni, kerajinan, desain, fesyen, video-film-dan fotograf, permainan interaktif, musik, seni pertunjukkan, penerbitan dan percetakan, layanan komputer dan piranti lunak, televisi dan radio, dan riset dan pengembangan. Hampir semua hal tersebut dapat berhubungan dengan TI/SI, untuk contoh periklanan dimana semua perusahaan pasti butuh untuk mengiklankan produknya entah itu dari Televisi, Radio, Internet, Majalah, bahkan melalui brosur-brosur, dan tentunya semua hal itu akan terhubung dengan penggunaan TI/SI agar dapat dengan mudah, tepat waktu dan efisien dikerjakannya.

Sebagai Contoh :

  • Untuk sektor periklanan di Indonesia seperti yang kita ketahui untuk periklanan bias didapatkan diberbagai media seperti Televisi, Radio, Koran, Brosur, Internet dan lain-lain, semua hal ini pasti terhubung dengan yang namanya TI/SI, dalam mendukung hal tersebut sebagai contoh nyata dari hal tersebut adalah saat ini telah hadir tempat percetakan 24 jam yang semua sistemnya didukung dengan kecanggihan TI/SI seperti pemandangan yang dapat kita lihat 24 jam di Ciddo Foto Copy & Printing Klampis. Di sana semua pengerjaan dan kegiatan dari perusahaan tersebut terhubung langsung dari 1 komputer ke computer lain dan juga pastinya terhubung dengan internet untuk melayani konsumen via online, hal ini lah yang menjadi bukti dukungan masyarakat akan pembentukan dan perwujudan dari target kegiatan pemerintah tersebut, dengan bantuan TI/SI dalam penerapannya.
  • Atau Contoh berikutnya yang bersifat umum yaitu Permainan Interaktif untuk saat ini kita tahu di Negara kita banyak sekali orang yang suka bermain games / permainan yang sudah banyak disajikan dan di akses dengan menggunakan komputer maupun di internet, menurut saya hal yang 1 ini akan lebih mudah untuk di wujudkan melihat minat dan ketertarikan dari berbagai kalangan orang, anak kecil, dewasa, bahkan sampai orang tua. Contoh simpelnya saat ini banyak sekali orang yang berlomba-lomba bermain games secara online dengan akses Facebook di Internet seperti Mario Bros, Angry Bird, Pejuang Semut, dan lain-lain, yang secara otomatis dengan bantuan TI/SI.

B) Faktor yang mungkin dapat mempengaruhi kesuksesan atau pun kegagalan dalam penerapan TI/SI untuk  kegiatan pemerintah ini menurut saya sebagai berikut :

  • Faktor yang mungkin mempengaruhi kesuksesan penerapan TI/SI untuk mendukung kegiatan pemerintah :

ü  Adanya dukungan yang baik dari berbagai macam perusahaan yang telah menerapkan TI/SI dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan sehingga bias menjadi acuan dalam penerapan TI/SI di berbagai sektor Industri yang berkaitan langsung dengan kegiatan ini.

ü  Dukungan pemerintah yang baik dalam penerapan kegiatan ini dengan penyediaan tenaga yang handal dan sesuai pada bidang melalui pengadaan pembelajaran di bangku perguruan tinggi yang dispesifikasikan dengan menyesuaikan akan kebutuhan dari Negara.

ü  Respon yang baik dari masyarakat akan penerapan TI/SI yang menjadi tolak ukur utama dalam perkembangan penerapan TI/SI itu sendiri untuk pencapaian tujuan dari kegiatan pemerintah ini, seperti adanya ketertarikan beriklan melalui internet, bermain games online, mengerjakan kegiatan desain, arsitek, foto dan lain-lain dengan bantuan TI/SI yang telah ada.

  • Faktor yang mungkin mempengaruhi kegagalan penerapan TI/SI untuk mendukung kegiatan pemerintah :

ü  Ketidak Jelasan dari tujuan pengunaan TI/SI itu sendiri dalam penerapaannya di dalam mendukung kegiatan ini.

ü  Kurangnya penggunaan TI/SI di beberapa kota / kabupaten yang masih belum memiliki sarana dan fasilitas yang memadai untuk mendukung kelancaran kegiatan ini.

ü  Masih kurangnya atau tidak meratanya pembagian tenaga SDM handal atau kurangnya pengetahuan masyarakat di berbagai daerah pedalaman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama                  : Kasmianto

NIM                    : 01111075

Jurusan             : Akuntansi

HP                       : 085246506765

e-mail                : antho.kasmianto@gmail.com Or kasmiantothebest@yahoo.com

Pekerjaan         : Mahasiswa

 

1. Berdasar studi kasus (C4,C5,C9, C12,C13, C14, C17) yang telah dibahas dikelas,
a. Apakah penerapan TI/SI (Teknologi Informasi/Sistem Informasi) sudah selaras
dengan tujuan dan kebutuhan organisasi? Mengapa? Jelaskan dan berikan contoh
untuk mendukung jawaban Anda!
b. Apakah penerapan TI/SI pada perusahaan mengalami kesuksesan ataukah
sebaliknya, mengalami kegagalan? Mengapa? Jelaskan dan berikan contoh untuk
mendukung jawaban Anda!
c. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan dan kegagalan penerapan
TI/SI pada perusahaan!
2. Bagaimana penerapan IT/IS pada perusahaan di Indonesia? Jelaskan pendapat Anda dan
berikan contoh untuk mendukung jawaban Anda!
3. Departemen Perdagangan Republik Indonesia memiliki program Pengembangan Industri
Kreatif Menuju Visi Ekonomi Kreatif Indonesia 2025.
a. Bagaimana peranan IT/IS dalam pengembangan industri kreatif di Indonesia?
Jelaskan pendapat Anda dan berikan contoh untuk mendukung jawaban Anda!
b. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kesuksesan dan kegagalan penerapan
TI/SI untuk mendukung industri kreatif di Indonesia!

 

Source Mrs. Awalludiyah Ambarwati, S.Kom., M.M. Official Site…
 Godd Luck… 

You Have Been Employed in the information services division of The Pet store’s parent company in Cader Rapids for 10 years, working your way up director of systems development. last month you were picked to be the CIO for the new German subsidiary, which was acquired from the former owners through an exchange of stock. The Former CIO resigned, and you are taking her place.

Robert Jones, is being retained as The Pet Store AG president, and you briefly met with him upon your arrival in frankfurt. You have never worked Europe but have heard stories of how business practices differ from those in the United State. You touched on this in your conversation with robert and expressed an interest in establishing a high level of ethics in the IS operation. You briefly outlined a 10 stap action plan that you had read about in a magazine article by Donn Parker. You were surprised to learn that The Pet Store AG has no overall ethics culture  no corporate credo, ethnics, or ethnic code. However,  things are not all bad. Robert was not opposed to you pursuing your own program to ensure an ethical computing operation ” Go ahead and do whatever you need to, ” he said.

you go back to your office and retrieve parker’s article from one of your boxes. in glancing over it you see that some of the step will not difficult to take a company with no ethics culture. However, some of the step cause you to have second thought about your decision to go it alone. you decide to write a memo to Robert, listing 10 step and, for each, assigning a level of difficulty. your strategy will be to use this list as a means of persuading Robert that he needs to start working on an ethics culture.

Assignment

1. Begin your memo with paragraph summarizing the effect of a lack of corporate ethics culture on your efforts to achieve ethic in IS. The purpose of this paragraph is to get Robert’s attention concerning the subject of ethics.

2. List the steps of your IS ethics action plan. For each, add the note, ” Level of difficulty  ” followed by a value ranging from 0 ( for not difficult ) to 10 ( For Extremely difficult ) the level of difficulty will assume that no ethics culture exists. The purpose this section is to drive home the point that an ethnic culture is necessary.

3. Follow your action plan with another list of the step that you recommend Robert should take in establishing an ethnics culture. For each step, explain briefly how it will be accomplished. Be Specific in terms of any support you can provide.

Source

Books From

Mcleod and Schell

Management Information Systems

Eighth Edition

SRaymond Mcleod, Jr. & George Schell