Pilih Bahasa Anda
Selamat Membaca
How To Get Japaneses Name ?

Archive for the ‘Formula 1’ Category

Lewis Hamilton (Foto: Getty Images)

Lewis Hamilton (Foto: Getty Images)

Woking – McLaren’s Lewis Hamilton can look good to have hopes of winning points at the Canadian GP. For the British rider is hoping his team can avoid any mistakes in the race. Hamilton has so far not achieved the first podium, while teammate Jenson Button has grabbed first in the Australian GP.

Hamilton also claim to have never broken charcoal to always improve performance. “Not at all difficult to look ahead. I’m excited for all races and whatever happens during the race, I was always raised me and encouraged him to always look good, “Hamilton said as quoted by from Planet F1 on Saturday (01/05/2012).

27-year-old driver in each race to prepare themselves properly. Even Hamilton admitted to practice is always special to prepare for her condition. “I was at the Gymnasium to practice as hard as I could, I put my mind at the same time frame in each race to make sure I did my job well,” he explained. Hamilton also expressed the hope from the deepest depths of her by saying, “I just hope we get the latest developments to bring us closer (teams) to another and I would hope there are no errors in our weekend because the team has done a fantastic job . ”

http://sports.okezone.com

Fernando Alonso saat berada di Grand Hotel Hairpin Sirkuit Monte Carlo, Monaco, pada Minggu (27/5) kemarin/Getty Images

Fernando Alonso saat berada di Grand Hotel Hairpin Sirkuit Monte Carlo, Monaco, pada Minggu (27/5) kemarin/Getty Images
MONACO – Pembalap Ferrari Fernando Alonso puas dengan posisi ketiga di GP Monaco. Target juara dunia 2005 dan 2006 itu di Sirkuit Monte Carlo adalah finis di depan Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton.

Alonso menyelesaikan balapan sepanjang 78 lap tersebut dengan waktu 1 jam 46 menit 7 detik. Vettel dan Hamilton sendiri finis persis di belakang Alonso di posisi keempat dan kelima.

“Saya merasa bagus dan kompetitif tapi jujur saja di Monaco mendahului pembalap yang lain merupakan hal sulit,” kata Alonso seperti dikutip dari Autosport, Senin (28/5/2012).

“Target kami adalah finis di depan Sebastian (Vettel) dan Lewis (Hamilton). Mereka pesaing saya di kejuaraan dunia,” aku Alonso.

“Berikutnya giliran Mark (Webber), yang kini menempati posisi kedua klasemen,” tambah Alonso.

Dengan hasil ini, pembalap Spanyol berusia 30 tahun tersebut kini sukses memimpin klasemen pembalap dengan 76 poin atau unggul tiga angka dari Webber dan Vettel yang menguntit di tempat kedua dan ketiga.

“Musim ini benar-benar menarik mengingat pengembangan mobil yang konstan dan kejutan yang juga konstan pada setiap lomba. Kamu tidak akan pernah tahu siapa yang bakal pole atau memenangi balapan,” sebut Alonso.

http://sports.okezone.com
Jenson Button gagal menyelesaikan lomba di GP Monako pada Minggu (27/5) kemarin/Getty Images

Jenson Button gagal menyelesaikan lomba di GP Monako pada Minggu (27/5) kemarin/Getty Images
MONAKO – Jenson Button menyebut pembalap Caterham Heikki Kovalainen lelet. Pembalap McLaren tersebut kesal karena sepanjang GP Monako, Minggu kemarin, Kovalainen terus menghalangi lajunya.

Pada balapan di Sirkuit Monte Carlo tersebut, Button gagal finis. Juara dunia 2009 ini terpaksa menepi pada lap ke-71 dari 78 lap lomba.

Mobil Button bertabrakan dengan Kovalainen saat mencoba menyalipnya. Insiden tersebut menjadi klimaks dari rasa frustrasinya terhadap Kovalainen yang Button nilai sengaja menahan lajunya alih-alih mencoba menyalip mobil lain di depan Kovalainen.

“Heiki (Kovalainen) begitu lambat tapi dia pandai sekali menempatkan mobil, Jika kamu menaruh mobilmu di tempat yang tepat, maka kamu tidak bisa menyalip,” kata Button seperti dikutip Autosport, Senin (28/5/2012).

“Saya pikir dia lebih sering melihat ke spion daripada ke depan, tapi itu adalah pilihan dia. Hanya saja hal itu membuat hidup saya menjadi sangat sulit,” aku Button.

“Sungguh membuat frustrasi ketika dia tidak mendapat penalti atas perbuatannya itu, tindakan yang membuat kami semua menjadi lambat,” tambah Button.

“Ketika saya akan menyalipnya di chicane, dia malah menyilangkan mobilnya dan itu seperti, ‘Ok, saya kini berhadapan dengan tembok dan ban kami berdua saling beradu’,” tandas Button

http://sports.okezone.com
Mobil Williams milik Pastor Maldonado harus diangkat dari Sirkuit Monte Carlo usai mengalami kecelakaan/Reuters

Mobil Williams milik Pastor Maldonado harus diangkat dari Sirkuit Monte Carlo usai mengalami kecelakaan/Reuters
MONAKO – Setelah sukses besar memenangi GP Spanyol lalu, Pastor Maldonado justru gagal total di GP Monako. Pembalap Williams tersebut dihukum penalti 10 posisi pada kualifikasi dan sudah mundur di lap pembuka lantaran terlibat kecelakaan.

Trofi di Sirkuit Katalunya dua pekan lalu merupakan titel pertama sepanjang karier membalapnya di F1 yang dimulai sejak 2011 lalu. Gelar pembalap Venezuela berusia 27 tahun ini juga mengakhiri dahaga Williams yang delapan tahun tanpa kemenangan.

Namun, ceritanya sungguh berbeda di Sirkuit Monte Carlo. Maldonado mendapat kesialan beruntun sejak kualifikasi Sabtu kemarin.

Eks pembalap GP2 ini dihukum penalti 10 posisi karena menabrak pembalap Sauber Sergio Perez. Maldonado pun harus start dari posisi ke-19 karena menempati posisi kesembilan kualifikasi.

http://sport.okezone.com
Pada lomba keesokan harinya, Maldonado yang menjadi pembalap Venezuela pertama yang berhasil memenangi balapan di F1 justru harus menepi di lap pertama GP Monako. Mobil Williams FW34 miliknya bersenggolan dengan pembalap HRT Pedro De La Rosa.

“Akhir pekan yang berat bagi saya. Saya kecewa karena saya berharap lebih dari balapan ini,” kata Maldonado seperti dikutip dari Autosport, Senin (28/5/2012).

“Setelah start, saya tidak beruntung berada di tengah-tengah insiden. Saya terkunci dan tak bisa menghentikan mobil,” jelas Maldonado.

“Kemarin saya juga sudah mendapat penalti jadi akhir pekan saya kali ini benar-benar buruk. Kami sudah tidak sabar menanti balapan berikutnya. Kami memiliki mobil yang kompetitif. Semuanya akan berbeda di Kanada, sirkuitnya berbeda, dan suasananya juga berbeda,” urai Maldonado.

pembalap McLaren Lewis Hamilton (Foto: Getty)

pembalap McLaren Lewis Hamilton (Foto: Getty)
MONACO – McLaren tetap yakin peluang mereka untuk merebut gelar juara Formula One (F1) musim ini belum menjauh, kendati pembalap-pembalap mereka meraih hasil mengecewakan di Grand Prix Monaco akhir pekan lalu.

Lewis Hamilton hanya finis di urutan kelima, sementara Jenson Button hanya berjuang di papan tengah saat balapan dan gagal finis karena memiliki masalah pada mobilnya.

Meskipun mengaku hasil di GP Monaco tidak sesuai seperti yang mereka harapkan, tim prinsipal McLaren, Martin Whitmarsh menilai, masih ada banyak alasan untuk merasa positif tentang peluang mereka di sisa musim ini.

“Kami tidak cukup cepat dan balapan tidak cukup berjalan seperti yang kami harapkan,” jelas Whitmarsh seperti dilansir Autosport, Selasa (29/5/2012). “Dengan hanya satu putaran, kami sudah tertinggal tiga detik dari pemimpin lomba, tapi di jalur ini, Anda memiliki banyak mobil di antara Anda dan sulit untuk berbuat sesuatu,” lanjutnya.

“Anda tidak pernah puas di F1, tapi Lewis mencetak poin di setiap balapan, dia menjaga peluangnya dan melakukan pekerjaan sangat baik untuk meraih gelar. Masih ada kesempatan untuk kami, Lewis dan Jenson bisa memenangkan kejuaraan tahun ini,” jelasnya.

Hamilton memang masih dalam persaingan ketat untuk meraih gelar juara dunia musim ini, karena hanya terpaut 13 poin dari pemimpin klasemen Fernando Alonso. Tapi, Button berselisih lebih jauh dari Alonso setelah hanya mencetak dua poin dalam tiga balapan terakhir.

Button tengah berjuang menemukan set up mobil terbaiknya, dan kemungkinan upayanya untuk menjaga peluang juara bisa terlihat di GP Kanada setelah dia melakukan perubahan di beberapa bagian mobilnya.

“Saya pikir dia sedang sedikit berjuang dengan penghematan energi ban,” ujar Whitmarsh tentang Button. “Dalam balapan di Monaco, dia menghabiskan waktu di belakang pembalap lainnya dan sulit melaluinya,” tambahnya.

“Kami memiliki dia dengan penggunaan ban perdana, dia merawat bannya tapi gagal ketika balapan. Itu adalah salah satu race yang rumit bagi kami dan berakhir sedih karena gagal menempati podium,” tutupnya.

http://sports.okezone.com
Mark Webber (kanan) sedang mengangkat trofi GP Monaco. (Foto: Reuters)

Mark Webber (kanan) sedang mengangkat trofi GP Monaco. (Foto: Reuters)
MONACO – Pembalap Mark Webber, akhirnya maemastikan diri sebagai juara pada seri GP Monaco di sirkuit Monte Carlo, Minggu (27/5/2012). Pembalap dari tim Red Bull-Renault ini mengaku sangat senang dengan raihannya tersebut.Webber yang memulai balapan dengan start terdepan berhasil tampil konsisten dengan mempertahankan posisinya hingga lap ke-78. Webber berhasil mempertahankan posisinya itu selama 78 lap dan menjadi juara dengan catatan waktu satu jam 46 menit 6,557 detik.

Kemenangannya yang kedua di Monaco ini membuat ia merasakan hal yang sangat luar biasa. Bahkan, ia mengakui bila balapan kali ini terasa sangat luar biasa terlebih dengan jalannya pertandingan yang cukup menarik.

“Saya merasakan hal yang sangat luar biasa. Ini benar-benar balapan yang sangat menarik,” ungkap Webber seperti dilansir Autosport, Senin (28/5/2012).

“Awalnya balapan berjalan cukup mudah dengan cuma bersaing dengan Nico (Rosberg). Kami berdua memiliki jarak yang tak cukup jauh dengan pembalap lainnya. Jadi, kami berdua berusaha untuk menjauh dan menciptakan jarak yang aman,” sambungnya.

Meski begitu, Webber sendiri sempat cemas ketika cuaca mulai berubah dengan turunnya gerimis di beberapa lap terakhir. Namun pada akhirnya, ia berhasil mengatasi hal tersebut dan menjaga konsistensinya di posisi terdepan.

Dalam balapan kali ini Webber hanya melakukan pitstop sekali pada lap 29 dengan melakukan pergantian. Yang ternyata cukup ampuh dan membawanya menempati podium pertama.

“Hujan sempat memberikan ancaman saat pitstop dan kami tak yakin apakah akan mengganti ban kalau hujan atau bagaimana. Namun, akhirnya pitstop berhasil dan kami bisa mengatasi cuaca tersebut, ” jelasnya.

Dengan menempati podium pertama membuat posisi Webber di klasemen sementara naik dari urutan kelima ke ketiga dengan raihan 73 poin sama dengan Vettel yang berada di posisi kedua Sedangkan, posisi pertama masih dikuasai oleh pembalap Ferrari, Fernando Alonso dengan raihan 76 poin

http://sport.okezone.com
Minggu, 27 Mei 2012 21:01 wib
Mark Webber (depan) berhasil tampil konsisten di GP Monaco. (Foto: Getty Images)

Mark Webber (depan) berhasil tampil konsisten di GP Monaco. (Foto: Getty Images)
MONACO – Pembalap Red Bull-Renault, Mark Webber, akhirnya maemastikan diri sebagai juara pada seri GP Monaco di sirkuit Monte Carlo, Minggu (27/5/2012). Tempat kedua diisi oleh pembalap Mercedes, Nico Rosberg, sedangkan posisi ketiga ditempati Fernando Alonso dari tim Ferrari.

Webber yang memulai balapan dengan start terdepan berhasil tampil konsisten dengan mempertahankan posisinya hingga lap ke-78. Webber berhasil mempertahankan posisinya itu selama 78 lap dan menjadi juara dengan catatan waktu satu jam 46 menit 6,557 detik.

Dalam balapan kali ini Webber hanya melakukan pit spot sekali pada lap 29 dengan melakukan pergantian. Sedangkan, pembalap yang paling terakhir masuk pit stop pertama adalah Sebastian Vettel. Rekan satu tim Webber itu baru memasuki pit stop di lap ke-46.

Ternyata, taktik tersebut cukup berhasil membuat Webber menjadi pemenang. Pasalnya, Pit stop rata-rata dilakukan di lap ke-30 sebelum gerimis turun di sirkuit Monte Carlo. Sayang, Vettel sendiri hanya mampu berakhir di posisi keempat.

Insiden tabrakan sendiri terjadi saat start dimulai saat memasuki tikungan pertama. Dia adalah pemabalap Lotus Romain Grosjean yang start di posisi keempat coba melebar ke kiri, dan ternyata malah terjadi benturan dengan Michael Schumacher.

Kemenangan Webber kali ini membuat sejarah baru bagi F1 di musim 2012. Pasalnya, tiap serinya selalu menghadirkan juara-juara baru. Seperti diketahui, Jenson Button (seri  Australia), Alonso (seri Malaysia), Rosberg (seri China), Sebastian Vettel (seri Bahrain), dan Pastor Maldonado (seri Spanyol).

Dengan menempati podium pertama membuat posisi Webber di klasemen sementara naik dari urutan kelima ke ketiga dengan raihan 73 poin sama dengan Vettel yang berada di posisi kedua Sedangkan, posisi pertama masih dikuasai oleh pembalap Ferrari, Fernando Alonso dengan raihan 76 poin.

Berikut hasil lengkap lomba di Sirkuit Monte Carlo pada GP Monaco:

1.  Webber  -Red Bull-Renault   1h46:06.557
2.  Rosberg – Mercedes   + 0.643
3.  Alonso – Ferrari   +0.947
4.  Vettel – Red Bull-Renault   +1.343
5.  Hamilton -McLaren-Mercedes  +4.101
6.  Massa  -Ferrari    + 6.195
7.  Di Resta- Force India-Mercedes   +41.500
8.  Hulkenberg -Force India-Mercedes  +42.500
9.  Raikkonen- Lotus-Renault   +44.000
10.  Senna – Williams-Renault  + 44.500
11.  Perez – Sauber-Ferrari  + 1 lap
12.  Vergne – Toro Rosso-Ferrari +  1 lap
13.  Kovalainen -Caterham-Renault   + 1 lap
14.  Glock- Marussia-Cosworth + 1 lap
15.  Karthikeyan-HRT-Cosworth    + 2 laps

Fastest lap: Perez, 1:17.298

Not classified/retirements:
Button – McLaren-Mercedes 71
Ricciardo – Toro Rosso-Ferrari 66
Pic – Marussia-Cosworth  65
Schumacher – Mercedes  64
Petrov -Caterham-Renault  16
Kobayashi -Sauber-Ferrari   6
De la Rosa – HRT-Cosworth 1
Maldonado –  Williams-Renault    1
Grosjean – Lotus-Renault  1


Klasemen Sementara

Pembalap:      
1.  Alonso 76
2.  Vettel 73
3.  Webber  73
4.  Hamilton 63
5.  Rosberg 59
6.  Raikkonen  51
7.  Button 45
8.  Grosjean  35
9.  Maldonado 29
10.  Perez  22
11.  Di Resta   21
12.  Kobayashi  19
13.  Senna 15
14.  Massa 10
15.  Hulkenberg  7
16.  Vergne   4
17.  Schumacher 2
18.  Ricciardo   2

Konstruktor:
1.  Red Bull-Renault  146
2.  McLaren-Mercedes 108
3.  Ferrari   86
4.  Lotus-Renault  86
5.  Mercedes   61
6.  Williams-Renault  44
7.  Sauber-Ferrari  41
8.  Force India-Mercedes  28
9.  Toro Rosso-Ferrari 6

http://sport.okezone.com

MONACO – Mark Webber berhasil merebut pole position pada balapan di GP Monaco Minggu besok. Michael Schumacher gagal merebut pole kendati jadi yang tercepat gara-gara mendapat penalti lima posisi

Schumacher menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 14,301 detik. Namun, gara-gara tabrakannya dengan Bruno Senna di GP Spanyol lalu yang berujung penalti, Schumi yang kini membalap bagi Mercedes pun gagal meraih pole pertamanya sejak comeback.

Webber yang bertengger di posisi kedua pun otomatis mendapat hadiah pole di Sirkuit Monte Carlo. Webber mencatat waktu 1 menit 14,381 detik.

Pembalap Red Bull ini akan dibuntuti oleh Nico Rosberg (Mercedes) dan Lewis Hamilton (McLaren). Romain Grosjean dari Lotus melengkapi posisi lima besar.

Dua pembalap Ferrari Fernando Alonso dan Felipe Massa masing-masing berada di posisi keenam serta ketujuh. Kimi Raikonen (Lotus), Sebastian Vettel (Red Bull), dan Nico Hulkenberg (Force India) melengkapi posisi 10 besar start GP Monaco.

Pastor Maldonado (Williams) sebenarnya menempati posisi kesembilan tapi hukuman penalti 10 grid membuatnya melorot ke posisi 19.

Berikut hasil lengkap kualifikasi GP Monaco pada Sabtu sore ini waktu setempat:
1. Michael Schumacher Mercedes 1m14.301s
2. Mark Webber Red Bull-Renault 1m14.381s + 0.080
3. Nico Rosberg Mercedes 1m14.448s + 0.147
4. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m14.583s + 0.282
5. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m14.639s + 0.338
6. Fernando Alonso Ferrari 1m14.948s + 0.647
7. Felipe Massa Ferrari 1m15.049s + 0.748
8. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m15.199s + 0.898
9. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m15.245s + 0.944
10. Sebastian Vettel Red Bull-Renault no time


Q2 cut-off time: 1m15.322s 

11. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m15.421s + 0.510
12. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m15.508s + 0.597
13. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m15.536s + 0.625
14. Bruno Senna Williams-Renault 1m15.709s + 0.798
15. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m15.718s + 0.807
16. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m15.878s + 0.967
17. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m16.885s + 1.974

Q1 cut-off time: 1m16.491s 

18. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m16.538s + 1.120
19. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m17.404s + 1.986
20. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m17.947s + 2.529
21. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m18.096s + 2.678
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m18.476s + 3.058
23. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m19.310s + 3.892
24. Sergio Perez Sauber-Ferrari no time

http://sport.okezone.com

MARANELLO – Pembalap Ferrari, Fernando Alonso menegaskan dirinya tidak pernah berubah. Alonso mengungkapkan bahwa perubahan dalam karakter dirinya di masyarakat dibentuk berdasarkan opini-opini yang muncul di media.

Alonso adalah pembalap yang murah senyum dan ramah pada penggemarnya. Namun, citra tersebut perlahan-lahan terkikis karena kini muncul pandangan bahwa karakter Alonso berbeda. Alonso irit bicara dan menjaga jarak dengan penggemarnya.

“Saya pikir saya selalu menunjukkan sebagaimana saya sebenarnya. Orang-orang yang telah mengenal saya bertahun-tahun biasanya mengatakan bahwa saya tidak pernah berubah,” ungkap Alonso, seperti disitat dari PlanetF1, Rabu (9/5/2012).

Alonso menilai media berperan besar membentuk karakter yang salah tentang dirinya, setiap kali dirinya membaca berita tentang dirinya di media. Alonso menilai opini-opini tentang dirinya tak pernah sama dengan realitas yang sebenarnya.

“Faktanya, saya rasa penting bagi saya untuk memiliki pandangan-pandangan yang sama dalam melihat hal-hal penting. Seringkali ketika saya membaca kutipan dalam surat kabar, saya merasa ada jarak yang renggang dari karakter saya,” tambahnya.

“Kemudian anda melihat sebuah kolom opini, yang dibuat oleh orang-orang yang bahkan tidak mengenal anda dan tidak pernah bicara dengan anda. Diantara satu hal dengan hal lainnya terbentuk sebuah karakter tanpa menyertakan peran saya, sejak dulu hingga sekarang,” tutupnya.

editing by :

kasmianto

085246506765

antho.kasmianto@gmail.com

sumber : http://sports.okezone.com/read/2012/05/09/37/626171/alonso-saya-tidak-pernah-berubah

BRACKLEY – Michael Schumacher kembali mengkritik performa ban Pirelli. Menurutnya, membalap dengan ban Pirelli sama seperti mengendarai mobil di atas telur mentah.

Ya, Schumi mengaku kecewa dengan penampilan ban Pirelli di Bahrain. Mantan pembalap Ferrari itu menilai, para pembalap tidak dapat menggeber mobil mereka dengan maksimal.

Ini memang bukan pertama kali Schumi mengkritik penampilan ban Pirelli. Kendati demikian, kritikan pembalap Mercedes itu tidak mendapatkan dukungan dari pembalap lain, yang justru menerima hal itu sebagai tantangan.

“Saya hanya berpikir bahwa mereka sedang bermain efek terlalu besar banyak karena mereka begitu pucat dan khusus, yang bisa membuat performa mobil kami menjadi maksimal,” kata Schumi kepada Autosport, Selasa (8/5/2012).

Kami mengemudi seperti pada telur mentah dan saya tidak ingin menekankan ban sama sekali. Jika tidak, ban anda akan menjadi berlebihan dan tidak anda tidak bisa ke mana-mana,” tandas pembalap asal Jerman itu.

Editing By :

Kasmianto

085246506765

antho.kasmianto@gmail.com

Sumber : http://sports.okezone.com/read/2012/05/08/37/626046/schumi-kembali-kritik-ban-pirelli