Pilih Bahasa Anda
Selamat Membaca
How To Get Japaneses Name ?

Archive for the ‘Moto GP’ Category

Aksi Lorenzo di sesi kualifikasi GP Spanyol (Foto: Getty Images)

Aksi Lorenzo di sesi kualifikasi GP Spanyol (Foto: Getty Images)

BARCELONA – Jorge Lorenzo reluctant to lament the failure to secure a pole position at the Spanish MotoGP series, Sunday (06/03/2012). Yamaha Factory Racing rider was admitted quite happy and confident to win even a start at number two.

Lorenzo had to settle for just become the second fastest driver in qualifying session at the Catalonia Circuit, Saturday (02/06/2012) yesterday. Host driver must recognize the benefits of Casey Stoner, who is a pole seater. Lorenzo recorded a best time of 1 minute 41.441 seconds or just 0.146 seconds adrift of the Repsol Honda rider mainstay. “It’s important for me to be able to take the start on the front lines, because I know all the riders will maximize the speed in qualifying.

Note the time is quite tight, but I’ve done every round with the good, “said Lorenzo quoted Paddocktalk after qualifying. “I almost fell at T3 on the first lap. So, I think second place is pretty good, “he continued. Furthermore, Lorenzo admitted having problems on the bike, which is maintaining the balance of the front of the motor when entering corners. “We need a little improvement on the front.

We have difficulty eating some corners, so we have to fix it or we will undergo a tough race, “added the leader of the drivers standings this

http://sports.okezone.com

Jorge Lorenzo bakal ke Repsol Honda?/Getty Images

Jorge Lorenzo bakal ke Repsol Honda?/Getty Images
BORMES LES MIMOSAS – Siapa pengganti Casey Stoner di Repsol Honda musim depan? Menurut pembalap Monster Yamaha Tech3 Andrea Dovizioso kunci bursa pembalap musim depan ada di tangan Jorge Lorenzo.

Keputusan mengejutkan Stoner untuk mengundurkan diri dari arena MotoGP membuat bursa pembalap untuk musim 2013 mendatang terbuka lebar. Bahkan, pembalap Moto2 berusia 19 tahun asal Spanyol Marc Marquez masuk bursa pengganti Stoner.

Padahal, ada peraturan yang menyebut bahwa pembalap rookie di kelas MotoGP tidak boleh langsung memperkuat tim pabrikan. Marquez yang merupakan juara kelas 125cc pada 2010 lalu jelas terganjal oleh regulasi ini.

Rumor pun bergulir dengan menyebut Repsol Honda kini mengincar juara dunia 2010 Jorge Lorenzo.

“Keputusan Casey untuk berhenti mengubah semuanya bagi tiap orang. Adalah bagus dia membuat keputusan sekarang,” kata Dovizioso seperti dikutip dari MCN, Senin (28/5/2012).

“Jika dia menunggu hingga September, maka sebagai juara dunia dan pembalap tercepat seperti dirinya akan memiliki semua kekuatan,” sebut Dovizioso.

“Lorenzo merupakan pembalap dengan kekuatan terbesar saat ini. Saya tertarik melihat jika Honda mencoba memboyong Lorenzo atau bila mereka punya kekuatan mengubah peraturan soal rookie bagi (Marc) Marquez,” jelas Dovizioso.

Padahal, seperti dilansir MCN, Yamaha telah menyodorkan kontrak baru selama dua tahun kepada pembalap berusia 25 tahun yang kini memimpin klasemen MotoGP dengan keunggulan delapan angka dari Stoner itu.

“Kini semuanya terbuka dan saya ingin mengetahui tujuan dari Honda, Yamaha, dan Ducati,” aku Dovizioso.

http://sports.okezone.com

 

Jorge Lorenzo ingin memenangi balapan di kandang sendiri di Sirkuit Katalunya akhir pekan ini/Getty Images

Jorge Lorenzo ingin memenangi balapan di kandang sendiri di Sirkuit Katalunya akhir pekan ini/Getty Images
MONTMELO – Pembalap Yamaha Jorge Lorenzo mengaku sudah tak sabar dan sangat antusias jelang seri MotoGP Katalunya akhir pekan ini. Seri ini sangat spesial bagi juara dunia 2010 tersebut lantaran Sirkuit Katalunya berada tak jauh dari rumahnya.

“Sekarang kita tiba di Montmelo, tak perlu terbang, saya suka sekali menjalani balapan ini mengingat begitu dekat ke rumah,” kata Lorenzo seperti dikutip dari Crash, Selasa (29/5/2012).

Lorenzo selalu tampil hebat di kandangnya itu. Sejak menapak kelas MotoGP pada 2008 silam, finisnya tak pernah lebih buruk dari posisi dua.

Pembalap asal Spanyol berusia 25 tahun ini tentu ingin mengulangi prestasinya pada 2010 lalu saat dirinya keluar sebagai pemenang di MotoGP Katalunya. Saking berkesannya kemenangan tersebut, Lorenzo hingga sekarang masih ingat semua momen yang terjadi saat itu.

“Saya masih ingat kemenangan dan podium di sini, bukan hanya ketika sudah di MotoGP tapi juga saat masih di kelas 250cc,” tambah Lorenzo.

“Kami tahu kami bisa sangat cepat dan kompetitif. Ini merupakan lomba yang sangat spesial karena home race bagi saya jadi saya akan berikan semua yang saya miliki untuk mempersembahkan hasil terbaik untuk para fans,” janji Lorenzo.

Kemenangan di seri terakhir di MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans yang basah dua pekan lalu melambungkan kepercayaan diri pembalap yang namanya dijadikan salah satu karakter video game populer Halo 3 ini. Kini, Lorenzo memimpin klasemen dengan nilai 90 poin atau unggul delapan angka dari Casey Stoner.

“Nanti akan jadi balapan yang sulit lantaran pesaing-pesaing kami sangat kuat. Tapi kemenangan di Le Mans memberi kami kepercayaan diri yang amat besar,” sebut Lorenzo

http://sports.okezone.com

BORMES LES MIMOSAS – Pembalap Monster Yamaha Tech3 Cal Crutchlow berujar bahwa podium brilian Valentino Rossi di MotoGP Prancis akhir pekan lalu membuktikan betapa The Doctor masih merupakan salah satu rider terbaik saat ini.

Sebelum finis kedua di Sirkuit Le Mans yang basah itu, Rossi hanya sekali merebut podium dalam 20 balapan. Keraguan pun menyeruak terhadap Rossi apakah di usianya yang kini sudah 33 tahun dirinya masih sama dengan Rossi yang dulu tujuh kali menjuarai MotoGP.

Namun, performa hebatnya saat melakoni duel dengan Casey Stoner, Andrea Dovizioso, dan Crutchlow sendiri membuat Cal yakin bahwa Rossi tetaplah salah satu pembalap terbaik saat ini.

“Saya katakan kepada kamu dia (Rossi) masih bisa membalap. Semua orang sudah mencoret dia tapi saya selalu berkata dia masih salah satu yang terbaik di olah raga ini dan dia memperlihatkan apa yang dia mampu lakukan pada Minggu (20/5) kemarin,” kata Crutchlow seperti dikutip dari MCN, Sabtu (26/5/2012).

“Mampu berkompetisi dengannya adalah hal yang bagus bagi pengalaman saya tapi dia menunjukkan betapa kompetitor yang hebat dirinya itu,” sebut Crutchlow

http://sports.okezone.com

MONACO – Pembalap Williams Pastor Maldonado mendapat kabar buruk jelang balapan GP Monaco pada Minggu esok. Pemenang GP Spanyol tersebut dihukum penalti 10 posisi.

Penalti tersebut diberikan menyusul insiden tabrakannya dengan pembalap Sauber Sergio Perez di Casino Square pada akhir-akhir sesi latihan ketiga Sabtu siang ini waktu setempat.

Akibat kecelakaan itu, bendera merah terpaksa dikibarkan oleh petugas. FIA menyatakan Maldonado bersalah atas insiden tersebut karena sebelum terjadinya tabrakan, Perez sudah melambatkan mobilnya untuk memberi jalan kepada Maldonado.

Namun, pembalap asal Venezuela tersebut malah menyenggol mobil Perez ketika akan memasuki terowongan dan sesi latihan pun sempat dihentikan selama tiga menit.

http://sports.okezone.com

MONTE CARLO – Manajer LCR Honda Lucio Cecchinello mengaku tidak terkejut dengan keputusan pensiun Casey Stoner di masa keemasannya. Cecchinello merupakan orang yang membantu Stoner di awal-awal kariernya.

Cecchinello sudah mengenal Stoner lebih dari 10 tahun. Sekalipun saat ini mereka berada dalam tim yang berbeda, Cecchinello tetap berteman baik dengan pembalap asal Australia berusia 26 tahun tersebut.

Ketika Stoner pertama kali terjun di ajang Grand Prix, tepatnya di kelas 250cc, pada 2002 lalu, dirinya satu tim dengan Cecchinello di LCR Honda. Saat itu Cecchinello masih membalap di kelas 125cc.

Setelah Cecchinello pensiun dari arena balap pada 2003, pria asal Italia berusia 43 tahun ini pun beralih jadi manajer LCR Honda. Lagi-lagi Cecchinello membukakan jalan bagi karier Stoner saat memberi pembalap Australia tersebut kesempatan tampil di kelas bergengsi MotoGP bersama LCR Honda pada 2006 silam.

Pada balapan keduanya bersama LCR, Stoner langsung memperlihatkan talentanya dengan merebut pole position di MotoGP Qatar. Pada balapan ketiga di MotoGP Turki, Stoner meraih podium pertamanya dengan finis ketiga.

Setahun berselang, Stoner pindah ke Ducati untuk menjadi pembalap tersukses di era 800cc. Pada konferensi pers jelang MotoGP Prancis pekan lalu, Stoner mengonfirmasi musim 2012 menjadi musim terakhirnya di arena Grand Prix.

“Saya tidak terlalu terkejut karena dia selalu berkata bahwa rencananya adalah menunjukkan potensi yang dia miliki: menjadi juara dunia lalu berucap selamat tinggal,” kata Cecchinello seperti dikutip MCN, Sabtu (26/5/2012).

“Dia sudah memenangi dua titel juara dunia, jadi sebenarnya dia bertahan lebih lama dari yang sempat dia ucapkan saat bersama kami. Jika Casey sampai memutuskan pensiun berarti dia telah kehilangan motivasinya dan tak ada gunanya melanjutkan balapan dengan kecepatan 350 km/jam tanpa motivasi,” urai Cecchinello panjang lebar

http://sports.okezone.com

AALST – Keputusan pensiunnya Casey Stoner, sepertinya belum meredakan keterkejutan banyak pihak. Tapi siapapun takkan bisa mengubah pendiriannya. Bos Honda, Livio Suppo pun takkan mencobanya karena sudah tahu upayanya akan sia-sia.

Tapi bagaimanapun juga, tentu keputusannya untuk gantung helm di akhir musim ini amat disayangkan. Apalagi bagi Honda yang telah mendapatkan berkah dari menawannya performa dan raihan Stoner untuk pabrikan Jepang itu.

Seperti yang sedikit tertera di atas, Suppo takkan mencoba sama sekali untuk mengubah keputusan The Kurri Kurri Boy. Karena segala ikhtiarnya takkan berujung sukses, keputusan Stoner dianggap takkan bisa diganggu gugat.

“Saya pikir, keputusannya itu takkan bisa dipaksa dan diganggu gugat oleh siapapun. Anda bisa mencobanya sebagai teman untuk mengatakan apa yang harus dilakukan,” ucap Suppo kepada MCN, Sabtu (26/5/2012).

“Tapi setelah itu, siapapun dirasa takkan bisa memaksanya mengubah pikiran akan keputusannya itu,” lanjut sosok yang sudah bersama-sama dengan Stoner sejak di Ducati itu.

Soal alasan, Suppo tak mau salah bicara tentang yang bersangkutan. Dari lima tahun pertemanannya dengan Stoner, Suppo tak bisa menyalahi alasan sang rider yang tidak lagi merasa antusias dengan segala hal tentang dunia balap.

“Sejujurnya, sejak saya mengenal Casey pada 2—7 silam, dia memang selalu begitu. Dia mencintai balapan dan membenci hal lain di sekitar dunia balap. Sulit baginya jika tak lagi menikmati apa yang dia sukai (balapan),” tuntas Suppo.

http://sports.okezone.com

BOLOGNA – Segala cara dilakukan Ducati untuk memperbaiki performa Valentino Rossi dan Nicky Hayden. Kru Ducati berjanji hasil upgrade motor GP12 akan selesai saat balapan berlangsung di Laguna Seca.

Itu adalah prediksi manajer umum Ducati Filippo Preziosi. Dia mengatakan beberapa pengembangan akan dilakukan krunya, termasuk drivability motor GP12. Semua akan dilakukan dalam tes yang berlangsung di Mugello.

“Kami sedang berusaha meningkatkan drivability pada motor. Bagian ini adalah sebuah mesin yang memiliki tenaga putaran yang lebih rendah di rpm dan kekuatan yang kurang di revs,” jelas Preziosi, dikutip dari Autosport, Selasa (8/5/2012)

Ducati juga berniat untuk menyelesaikan masalah GP12 lainnya, yang menurut Rossi sangat sulit untuk dikendalikan. Pabrikan motor asal Italia itu berjanji akan menyelesaikan semua masalah pada balapan di Laguna Seca.

“Respon yang lebih lembut akan membantu motor lebih mudah dikendalikan. Tapi, kami juga sedang mengerjakan di beberapa sasis untuk menghilangkan masalah motor yang sulit dikendalikan ini,” lanjutnya.

“Kami rasa kami baru selesai melakukan upgrade saat lomba di Laguna Seca nanti. Rencananya, kami akan melakukan tes di Mugello dengan Rossi bulan Mei, sedangkan Mei bulan Mei, Juni dan Juli,” tandas Preziosi.

Editing By :

Kasmianto

085246506765

antho.kasmianto@gmail.com

Sumber ; http://sports.okezone.com/read/2012/05/08/38/625848/menanti-hasil-upgrade-motor-rossi

BOLOGNA Memasuki tahun keduanya bersama Ducati, Valentino Rossi dan mekanik andalannya, Jeremy Burgess belum mampu memberikan kontribusi maksimal. Meski begitu, pihak Ducati menegaskan masih percaya penuh kepada kedua sosok tersebut.

Kubu Ducati sempat optimistis ketika musim lalu sukses memboyong Rossi dan Burgess ke Bologna -markas Ducati-. Track record Rossi dan Burgess yang selalu mampu memberikan gelar juara di tiap tim yang dibelanya (contoh: Honda dan Yamaha), menjadi alasan utama perekrutan ‘dua sejoli’ tersebut.

Namun harapan Ducati berbading terbalik dengan fakta di lintasan. Rossi dan Burgess yang diberikan kepercayaan penuh untuk merombak desmosdici andalan Ducati, justru gagal memberikan sentuhan emasnya.

Desmosedici GP11 yang jadi andalan Rossi dan Nicky Hayden sepanjang musim lalu, tak juga mampu menandingi kecepatan Yamaha dan Honda. Alhasil, Rossi pun tak sekalipun mampu memenangi balapan sepanjang musim lalu.

Nah, di musim ini situasi tersebut kembali berlanjut. Di tiga seri awal musim 2012, The Doctor belum juga mampu membuat GP12 -paket baru Ducati- mampu tampil kompetitif. Bahkan prestasi terbaik Rossi di tiga seri perdana musim ini hanya menempati urutan tujuh (bersaing dengan tim satelit), pada seri terakhir di Sirkuit Estoril, Portugal.

Menyikapi problematika ini, kubu Ducati mencoba tenang. Di tengah isu keretakan tim dengan Rossi, Direktur teknik Ducati Filippo Preziosi menyatakan bahwa hingga kini pihaknya masih memberikan kepercayaan penuh kepada Rossi dan Burgess untuk memperbaiki performa Ducati.

“Sudah jelas, kami ingin memberikan motor yang cocok untuk Valentino (Rossi), karena kami yakin bila Rossi sudah cocok dengan performa motor, maka pembalap lain juga akan cocok dengan motor tersebut,” tutur Preziosi, dikutip situs resmi MotoGP, Selasa (8/5/2012).

“Kami terus mengikuti saran yang diberikannya (Rossi). Tentu, kami terus mencoba untuk memberikan yang terbaik sesuai kapabilitas kami. Namun, saat ini kami belum mampu membuat motor tampil lebih cepat dari Honda,” sambungnya.

“Kami  juga memberikan kebebasan 100 persen kepada Jeremy (Burgess) dan Rossi untuk menentukan settingan terbaik. Jadi, tugas kami saat ini adalah mensuplai materi yang mereka butuhkan,” imbuhnya.

“Kami bisa memberikan masukan terkait ide yang kami miliki, tapi keputusan akhir akan ditentukan oleh Jeremy setelah terlebih dulu berdiskusi dengan Valentino,” pungkasnya.

editing By ;

Kasmianto

085246506765

antho.kasmianto@gmail.co.id

sumber : http://sports.okezone.com/read/2012/05/08/38/625481/ducati-masih-dukung-penuh-rossi-burgess